Tips Menyimpan Biji Supaya Awet

 

Perlindungan biji dapat mempertahankan umur simpan biji yang disimpan hingga menjadi lebih lama. Biji sama seperti bahan pangan lainnya yaitu mudah mengalami kerusakan akibat faktor lingkungan seperti kelembaban dan juga hama.

Penyimpanan biji di gudang harus mengikuti prosedur yang ada dengan baik untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Ada beberapa jenis penyimpanan biji pada gudang dengan skala industri yang sering digunakan.

Penyimpanan menggunakan karung

Perlindungan biji yang disimpan di dalam gudang dapat dilakukan dengan menggunakan karung penyimpanan. Karung penyimpanan yang digunakan harus diletakkan di tempat yang kering dan tidak mengganggu akses keluar masuk gudang.

Karung penyimpanan juga memberikan keuntungan dari segi kemudahan untuk mengeluarkan dan memasukkan biji yang akan disimpan. Hindari menyimpan karung biji di bawah pohon karena ranting-ranting pohon yang berguguran dapat masuk ke dalam karung penyimpanan dan mengotori biji yang ada di dalamnya.

Tentukan permukaan terbaik

Area untuk menyimpan karung penyimpan biji harus ditentukan dengan baik untuk dapat memberikan perlindungan biji yang maksimal.

Permukaan yang kokoh dan tinggi serta sedikit miring merupakan syarat permukaan yang disarankan untuk memberikan perlindungan biji terhadap ancaman banjir. Jika area tidak memiliki saluran drainase secara alami, maka perlu dilakukan penggalian saluran untuk drainase.

Sebelum melakukan transportasi karung biji ke area yang digunakan untuk menyimpan, pastikan Anda melakukan benar-benar menyingkirkan kerikil dan bebatuan yang dapat menusuk karung penyimpanan karena permukaannya yang tajam dan kasar sehingga akan  menyebabkan karung robek jika tergores.

Hindarkan karung biji dari burung dan hewan pengerat

Perlindungan biji (grain protection) yang disimpan dalam karung harus dilakukan dengan cermat untuk menghindari jangkauan hewan lain seperti burung dan hewan pengerat.

Karung penyimpanan yang disimpan pada lapangan dapat disusun membentuk suatu garis lurus untuk menghindarkan karung biji dari hewan pengerat dan hewan lainnya yang ingin menggunakan karung biji sebagai sarangnya.

Penyemprotan area penyimpanan biji juga dapat dilakukan untuk mencegah rumput dan gulma untuk mengurangi habitat hewan pengerat.

Pengendalian serangga

Serangga adalah salah satu faktor yang paling sering menyebabkan kerusakan terhadap biji yang disimpan di gudang. Perlindungan biji dari serangga dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan bahan kimia.

Cara pengendalian serangga tanpa menggunakan bahan kimia dapat dilakukan dengan cara yang cukup mudah yaitu menutup rapat karung penyimpanan biji. Tingkat oksigen menurun ketika karung penyimpanan biji tertutup rapat sehingga tidak dapat dilewati oleh udara dari luar, hal ini akan menyulitkan serangga tumbuh di dalam karung karena keterbatasan jumlah oksigen.

Jaga kondisi karung penyimpanan biji

Karung penyimpanan biji yang berkualitas baik akan dapat memberikan perlindungan biji yang juga baik. Kadar air dapat mempengaruhi keberhasilan penyimpanan biji untuk jangka waktu yang panjang.

Biji yang kering akan dapat bertahan lebih lama disimpan di gudang hingga musim penanaman berikutnya tanpa menyebabkan penurunan kualitas biji. Oleh karena itu, penting sekali untuk melakukan penjagaan terhadap kualitas karung penyimpanan biji agar selalu dalam kondisi yang baik agar dapat memberikan perlindungan biji terhadap ancaman kerusakan.

Membersihkan area penyimpanan biji

Perlindungan biji dengan menggunakan karung penyimpanan saja belum cukup, namun harus diikuti juga dengan proses sanitasi yang baik di lokasi penyimpanan yang akan digunakan untuk menyimpan biji dalam durasi yang cukup lama.

Tips menyimpan biji

Setiap petani pasti ingin memberikan perlindungan biji yang terbaik dengan cara apapun. Pada umumnya, ada tiga macam cara yang paling lazim digunakan untuk menyimpan biji di gudang.

Penyimpanan bersusun

Model penyimpanan bersusun adalah model penyimpanan biji dan komoditas pangan yang paling sering digunakan pada berbagai gudang. Penyimpanan bersusun dilakukan dengan cara meletakkan biji yang disimpan di dalam karung penyimpanan pada rak-rak atau elevator di gudang.

Model penyimpanan ini merupakan penyimpanan untuk biji dalam jangka waktu yang lebih pendek karena biji mudah mengalami kerusakan akibat minimalnya sirkulasi udara yang terjadi di dalam gudang.

Penyimpanan bersusun ini juga dapat menyebabkan kerusakan akibat meningkatnya kadar air yang dapat mengakibatkan kerusakan biji. Penyimpanan bersusun harus didukung dengan sistem aerasi yang baik untuk memberikan perlindungan tumpukan biji dari kerusakan akibat pembusukan.

Tempat penyimpanan biji yang sudah tua

Ruang penyimpanan biji dapat memberikan perlindungan biji dari curah hujan yang dapat menyebabkan peningkatan kelembaban dan juga dapat mengontrol temperatur.

Kondisi ruang penyimpanan perlu diperhatikan dan dijaga agar selalu dalam kondisi yang layak untuk menyimpan komoditas pangan seperti biji. Jika Anda harus terpaksa menggunakan ruang penyimpanan yang sudah tua, pastikan untuk melakukan sanitasi yang baik dan menutup seluruh ruangan gudang.

Leave a Comment